Telset.id – Starlink kini punya dua paket yang sama-sama dibanderol mulai 55 dolar AS per bulan, yaitu Residential dan Roam. Meski harganya identik, kedua paket ini tidak bisa saling menggantikan karena menawarkan model layanan yang sangat berbeda: Residential berbasis kecepatan tanpa batas data, sementara Roam mengandalkan kuota data untuk mobilitas.
SpaceX selaku operator Starlink telah menyederhanakan lini layanan internet berbasis satelitnya ke dua jenis paket utama untuk pengguna personal, yakni Residential dan Roam. Keduanya menjadi pilihan awal bagi pelanggan yang sudah memiliki antena Starlink atau bersedia menyewanya langsung dari perusahaan. Perbedaan mendasar terletak pada cara layanan dirancang: Residential untuk lokasi tetap, Roam untuk pengguna yang berpindah-pindah.
Pilihan paket ini penting dipahami sebelum berlangganan karena menentukan pengalaman pemakaian sehari-hari. Salah memilih paket bisa membuat pengguna kehilangan kecepatan atau justru membayar lebih untuk kebutuhan yang tidak terpakai. Berikut rincian masing-masing paket berdasarkan informasi yang dipublikasikan Starlink.
Residential: Kecepatan Tanpa Batas Data
Sesuai namanya, paket Residential ditujukan untuk pengguna yang memakai layanan di rumah atau setidaknya di lokasi tetap tempat tinggal jangka panjang. Seluruh tier Residential hadir dengan data tak terbatas, dan pembeda utama antar-tier adalah kecepatan internet yang diperoleh.
Tier dasar seharga 55 dolar AS per bulan memberikan kecepatan 100 Mbps, yang setara sekitar 12,5 megabyte per detik untuk unduhan. Kecepatan ini disebut cukup untuk rumah tangga kecil dalam menjelajah internet, menonton film, dan bermain game online.
Dua tier lain di Residential menaikkan kecepatan menjadi 200 Mbps dengan biaya 85 dolar AS per bulan, atau hingga 400 Mbps pada paket Max seharga 130 dolar AS per bulan. Kedua tier tersebut juga menyertakan pemasangan profesional di rumah secara gratis.

Roam: Kuota Data untuk Pengguna Mobile
Starlink mendeskripsikan paket Roam sebagai pilihan “best for RVs, nomads, and campers, and working on the go,” termasuk untuk pelancong internasional. Paket ini menjadi pilihan jika pengguna memiliki atau berencana memiliki antena Starlink Mini yang mudah dimasukkan ke dalam tas.
Berbeda dari model berbasis kecepatan di Residential, tier dasar Roam justru membatasi data dengan kecepatan tinggi. Pada tier 55 dolar AS per bulan, pengguna mendapat kuota 100GB per bulan dengan kecepatan hingga 300 Mbps. Setelah kuota itu habis, koneksi melambat signifikan dan hanya cukup untuk browsing dasar serta email hingga paket diperbarui.
Tier lainnya menawarkan kuota lebih besar, yakni 300GB dengan biaya 80 dolar AS per bulan, serta opsi Unlimited yang menghapus batas kuota sepenuhnya dengan biaya 175 dolar AS per bulan.
Baca Juga:
Bagi pengguna yang mengikuti perkembangan layanan satelit ini, dinamika ekspansi Starlink di berbagai negara juga menjadi perhatian. Sejumlah langkah bisnis SpaceX, termasuk upaya memperluas jangkauan layanan, turut memengaruhi ketersediaan paket di tiap wilayah.
Kecepatan Tidak Selalu Konsisten
Hal penting yang perlu diperhatikan pada paket Residential maupun Roam adalah kecepatan yang diiklankan tidak selalu tersedia secara konsisten. Kebijakan fair use Starlink menyatakan perusahaan dapat menurunkan kecepatan sementara saat terjadi kepadatan tinggi atau jam sibuk di area pengguna.
Sebelum memilih paket, calon pelanggan disarankan memeriksa peta cakupan Starlink untuk melihat jenis kecepatan unduh yang tersedia di negara bagian atau negaranya. Langkah ini membantu pengguna menyesuaikan ekspektasi dengan kondisi jaringan setempat.
Kedua jenis paket juga dilengkapi masa uji coba 30 hari yang memungkinkan pengembalian dana penuh dalam bulan pertama jika layanan internet dinilai tidak memuaskan. Ketentuan ini berlaku sebagai jaminan bagi pelanggan baru yang ingin mencoba sebelum berkomitmen lebih lama.
Perlu dicatat, perbandingan ini hanya mencakup paket Personal untuk individu dan keluarga. Paket Business dari Starlink menawarkan layanan yang sepenuhnya berbeda dan tidak dibahas dalam perbandingan ini.
Dengan harga awal yang sama, keputusan antara Residential dan Roam pada dasarnya bergantung pada situasi tempat tinggal dan kebutuhan pemakaian internet. Pengguna yang menetap di satu lokasi mendapat manfaat dari data tanpa batas di Residential, sedangkan pengguna yang sering berpindah tempat perlu mempertimbangkan kuota data dan fleksibilitas yang ditawarkan Roam.





Komentar
Belum ada komentar.