Ilustrasi uang kertas 100 dolar dengan wajah Elon Musk sebagai simbol layanan perbankan X Money

X Money Resmi Diluncurkan, Nasabah Dapat Bunga 6% per Tahun

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • X Money adalah layanan perbankan baru dari platform X milik Elon Musk yang resmi diluncurkan pada pertengahan 2026
  • Layanan ini menawarkan bunga tahunan 6% (APY) dan cashback 3% untuk pengguna Premium dan Premium Plus
  • Pengguna bisa menyimpan uang di rekening deposito dan menarik tunai melalui ATM menggunakan kartu debit Visa fisik
  • Senator AS Elizabeth Warren memperingatkan risiko keamanan nasional dan stabilitas sistem keuangan akibat rekam jejak operasional X
  • Musk awalnya menjanjikan peluncuran pada akhir 2024, namun baru terealisasi lebih dari dua setengah tahun kemudian
  • X Money adalah bagian dari ambisi Musk menjadikan X sebagai "the everything app" ala WeChat

Telset.id – Platform media sosial X milik Elon Musk resmi meluncurkan layanan perbankan baru bernama X Money, dengan iming-iming bunga tahunan hingga enam persen dan cashback tiga persen bagi pengguna Premium dan Premium Plus. Layanan ini memungkinkan pengguna menyimpan uang di rekening deposito dan menarik tunai melalui ATM menggunakan kartu debit Visa fisik. Namun, langkah ini memicu kekhawatiran serius dari berbagai pihak, termasuk senator Amerika Serikat Elizabeth Warren, yang menyoroti risiko keamanan nasional dan stabilitas sistem keuangan akibat rekam jejak operasional X di bawah kepemimpinan Musk.

X Money merupakan bagian dari ambisi Musk mengubah X menjadi “super-app” ala WeChat yang mampu menyediakan berbagai layanan dalam satu platform. Layanan ini awalnya dijanjikan akan diluncurkan pada akhir tahun 2024, namun baru terealisasi pada pertengahan 2026, menunjukkan keterlambatan lebih dari dua setengah tahun dari target awal.

Pengguna X Premium dan Premium Plus yang sudah membayar hingga 40 dolar AS per bulan untuk centang biru dan prioritas balasan kini mendapatkan akses ke X Money. Mereka bisa menyimpan dana dan melakukan transaksi perbankan dasar melalui platform tersebut. Penawaran bunga enam persen per tahun dan cashback tiga persen jelas menjadi daya tarik utama, terutama di tengah suku bunga simpanan yang relatif rendah di bank-bank konvensional.

Namun, Senator Elizabeth Warren dalam suratnya kepada Musk pada awal tahun ini memperingatkan bahwa X Money dapat menimbulkan risiko bagi “konsumen, keamanan nasional kami, dan stabilitas sistem keuangan.” Warren secara khusus menyoroti “rekam jejak operasional X” yang dinilainya tidak aman dan bertanggung jawab. “Kegagalan Anda mengoperasikan X dengan cara yang aman dan bertanggung jawab tidak menumbuhkan kepercayaan pada kemampuan Anda untuk berekspansi secara aman ke bidang keuangan konsumen,” tulis Warren dalam suratnya.

Ambisi Musk di bidang perbankan sebenarnya sudah dimulai sejak lama. Pada tahun 1999, ia mendirikan sistem pembayaran e-commerce bernama X.com, yang kemudian bergabung dengan perusahaan lain pada tahun 2000 untuk membentuk PayPal. Namun, dewan direksi saat itu memecat Musk dan menggantikannya dengan Peter Thiel karena perbedaan pendapat yang besar. Kejadian ini menjadi sumber frustrasi dan kemarahan bagi CEO SpaceX tersebut.

Konsep X Money adalah bagian dari visi Musk untuk menjadikan X sebagai “the everything app,” yang menurut mantan CEO Linda Yaccarino, “dapat memberikan, yah… segalanya.” Ambisi ini mengingatkan pada aplikasi super asal China, WeChat, yang mengintegrasikan pesan, media sosial, dan pembayaran dalam satu platform.

Namun, tantangan terbesar X Money justru datang dari reputasi Musk sendiri. Perilakunya dalam beberapa tahun terakhir telah menjadikannya salah satu orang yang paling dibenci di planet ini. Meyakinkan publik untuk mempercayakan uang mereka pada platform yang identik dengan penyebaran misinformasi, konten pelecehan seksual pada anak, dan ujaran kebencian tentu bukan tugas mudah. X sendiri telah menjadi ruang gema yang suram bagi CEO-nya yang kontroversial.

Keterlambatan peluncuran X Money juga menjadi sorotan. Musk awalnya berjanji layanan ini akan diluncurkan pada akhir tahun 2024. “Saya akan terkejut jika kami tidak meluncurkannya pada akhir tahun depan,” kata Musk kepada karyawan Twitter pada Oktober 2023. Kenyataannya, peluncuran baru terjadi pada pertengahan 2026, lebih dari dua setengah tahun setelah target awal.

Dengan penawaran bunga tahunan enam persen, X Money jelas lebih kompetitif dibandingkan rata-rata bunga deposito bank di Amerika Serikat yang saat ini berkisar antara empat hingga lima persen. Ditambah cashback tiga persen untuk setiap transaksi menggunakan kartu debit Visa, layanan ini menjadi sangat menarik secara finansial.

Namun, pertanyaan mendasar tetap ada: apakah pengguna bersedia mempertaruhkan dana mereka di platform yang kontroversial? Kepercayaan menjadi faktor krusial dalam industri keuangan. Bank dan lembaga keuangan tradisional membangun reputasi selama puluhan tahun, sementara X justru menghadapi kritik terus-menerus terkait moderasi konten dan keamanan data.

Fenomena ini mengingatkan pada Investasi AI yang dilakukan Google. Meskipun laba perusahaan melonjak berkat investasi AI, investor justru khawatir dengan risiko yang menyertainya. Demikian pula dengan X Money, keuntungan finansial yang ditawarkan harus diimbangi dengan risiko keamanan dan reputasi.

Dari sisi teknis, X Money menggunakan sistem deposito yang memungkinkan pengguna menyimpan uang dan menariknya kapan saja melalui ATM menggunakan kartu debit Visa fisik. Ini berarti pengguna memiliki akses langsung ke uang mereka tanpa harus melalui proses transfer yang rumit.

Ilustrasi komposit foto yang menampilkan uang kertas 100 dolar dengan wajah Elon Musk di tengahnya

Peluncuran X Money juga terjadi di tengah gejolak ekonomi global, di mana biaya komponen teknologi terus meningkat. Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Biaya LPCAMM2 Melonjak hingga memaksa Framework mengubah konfigurasi preorder. Sementara itu, Harga Server CPU di China juga melonjak 40 persen, mendorong Intel dan AMD meneken kontrak jangka panjang.

Meskipun X Money menawarkan keuntungan finansial yang menggiurkan, keputusan untuk menggunakannya tetap bergantung pada tingkat kepercayaan masing-masing pengguna terhadap ekosistem X dan kepemimpinan Elon Musk.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.