Telset.id – BYD secara resmi memperkenalkan BYD Da Han, sedan full-size flagship terbaru dari lini Dynasty, melalui gambar resmi yang dirilis pada 27 Juli 2026. Mobil ini hadir dengan klaim jarak tempuh listrik murni mencapai 1.008 kilometer (CLTC) dan tenaga hingga 764 hp, menjadikannya kendaraan listrik dengan jangkauan terjauh di kelasnya.
Sebelumnya, BYD Da Han telah terlihat dalam proses homologasi Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) serta beberapa kali menjalani uji jalan di China. Kini, melalui kanal media sosial, BYD mengonfirmasi bahwa sedan ini akan menjadi andalan tertinggi seri Dynasty, melengkapi model Han standar dan Han L yang sudah lebih dulu beredar.
BYD Da Han membawa dimensi besar dengan panjang 5.256 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.510 mm, dan jarak sumbu roda 3.130 mm. Ukuran ini bahkan 66 mm lebih panjang dari Mercedes-Benz S-Class standar, menegaskan posisinya sebagai sedan mewah berkelas atas.
Desain Eksterior dan Fitur Unggulan
Dalam gambar resmi, BYD Da Han tampil dengan warna hijau yang disebut sebagai warna pers flagship ini. Sebelumnya, mobil sempat terlihat dalam warna merah menyala saat uji jalan. Salah satu sorotan desain adalah pilar depan dan belakang yang menyatu mulus dengan garis atap, dilapisi warna silver untuk kontras yang elegan dengan bodi.

Bagian depan mengadopsi lampu utama tipis yang dihubungkan elemen “Dragon Whiskers” khas BYD. Bumper depan memiliki intake udara trapesium dengan bentuk sporty. Fitur lain termasuk gagang pintu semi-tersembunyi, pelek 21 inci multi-spoke, dan lampu belakang menerus. Yang paling menonjol, BYD Da Han dibekali sistem bantuan mengemudi DiPilot 5.0 dengan sensor LiDAR di atap dan kamera di spatbor depan.
Pilihan warna hijau ini menjadi warna yang paling menonjol dalam peluncuran resmi, namun belum ada konfirmasi mengenai varian warna lain yang akan tersedia saat peluncuran komersial.
Spesifikasi Baterai dan Jarak Tempuh
BYD Da Han varian all-electric (EV) menggunakan baterai LFP 102,326 kWh sebagai standar. Varian entry-level menawarkan tenaga 370 kW (496 hp) dengan jarak tempuh 1.008 km (CLTC). Sementara itu, varian tertinggi BYD Da Han AWD memiliki dua motor listrik dengan tenaga gabungan 570 kW (764 hp) dan jarak tempuh 880 km.
Kedua varian ini mendukung flash charging, meskipun detail kecepatan pengisian daya belum diungkapkan. Baterai LFP yang digunakan juga menjanjikan daya tahan dan keamanan lebih baik dibandingkan baterai NMC, selaras dengan strategi BYD yang mengadopsi teknologi Blade Battery.
Selain varian listrik murni, BYD Da Han juga akan tersedia dalam versi plug-in hybrid (DM-i). Varian ini mengadopsi mesin bensin turbo 1,5 liter BYD472ZQB dengan tenaga 115 kW (154 hp) dan motor listrik 200 kW (268 hp). Berkat baterai LFP 54,489 kWh, Da Han PHEV dapat menempuh hingga 470 km dalam mode listrik murni. Kombinasi ini menjadikan Da Han PHEV sebagai pilihan ideal bagi konsumen yang menginginkan fleksibilitas bahan bakar tanpa mengorbankan jarak tempuh listrik yang impresif.
Perbandingan dengan Kompetitor
Dengan jarak tempuh 1.008 km, BYD Da Han langsung menjadi pemimpin di segmen sedan listrik jarak jauh. Sebagai perbandingan, model seperti Denza Z9S Debut yang juga dari grup BYD hanya menawarkan jarak tempuh 920 km. Sementara itu, BYD Han standar yang sudah beredar mencatat penjualan domestik 3.285 unit pada Juni 2026, sedangkan Han L yang lebih bertenaga hanya 584 unit pada periode yang sama.
Dengan dimensi yang lebih besar, tenaga lebih tinggi, dan teknologi DiPilot 5.0, Da Han jelas diposisikan sebagai model premium yang akan bersaing langsung dengan sedan mewah Eropa seperti Mercedes-Benz EQS atau BMW i7, namun dengan keunggulan jarak tempuh yang signifikan.
Baca Juga:
Fitur kemudi roda belakang (rear-wheel steering) yang disematkan pada Da Han juga menjadi nilai tambah yang jarang ditemukan di sedan listrik China, memberikan manuver lebih gesit meskipun dimensinya besar. Ini menunjukkan BYD tidak hanya fokus pada jarak tempuh, tetapi juga pada kenyamanan dan performa berkendara.
Ketersediaan dan Harga
BYD belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi dan harga untuk Da Han. Namun, dengan gambar resmi yang sudah dirilis, peluncuran komersial diperkirakan akan terjadi dalam beberapa bulan mendatang di China. Belum ada informasi apakah model ini akan diekspor ke pasar global, termasuk Indonesia.
Mengingat posisinya sebagai flagship, harga BYD Da Han diperkirakan akan berada di atas BYD Han L dan BYD Han standar. Di China, BYD Han L dibanderol sekitar 200.000 yuan (Rp 440 jutaan), sementara Han standar sekitar 180.000 yuan (Rp 396 jutaan). Da Han kemungkinan akan berada di kisaran 300.000-400.000 yuan (Rp 660-880 jutaan) atau lebih, tergantung varian dan fitur.
Bagi konsumen Indonesia yang menantikan kehadiran sedan listrik jarak jauh, BYD Da Han bisa menjadi opsi menarik jika akhirnya dibawa masuk. Namun, persaingan di segmen ini juga semakin ketat dengan hadirnya model-model dari merek lain seperti Volvo Siapkan Sedan listrik untuk pasar global.
Dengan jarak tempuh 1.008 km, BYD Da Han menjadi tolok ukur baru dalam industri kendaraan listrik. Angka ini mengalahkan banyak kompetitor dan menunjukkan bahwa teknologi baterai LFP BYD telah mencapai level yang sangat matang. Namun, pertanyaan besarnya adalah apakah angka tersebut dapat dicapai dalam kondisi nyata di jalan raya, mengingat siklus CLTC yang lebih optimistis dibandingkan standar WLTP atau EPA.
Secara keseluruhan, BYD Da Han adalah langkah berani BYD untuk menguasai segmen sedan mewah listrik. Dengan kombinasi desain elegan, fitur canggih, performa tinggi, dan jarak tempuh yang luar biasa, sedan ini siap menjadi primadona baru di pasar otomotif China dan berpotensi mengubah lanskap persaingan global.





Komentar
Belum ada komentar.