📑 Daftar Isi

Drone pengiriman Amazon terbang di atas lapangan bersebelahan dengan foto tampak atas drone pengiriman DoorDash

DoorDash Air Uji Drone Kurir, Antar Makanan di Bawah 5 Menit

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • DoorDash perkenalkan drone enam baling-baling untuk layanan DoorDash Air
  • Klaim rata-rata waktu antar pesanan di bawah lima menit
  • Uji coba terbatas di Northern California bersama Chipotle dan Popeyes Louisiana Kitchen
  • Sekitar 80% pesanan dinilai cukup ringan untuk diangkut drone
  • Drone tak mendarat, hanya menurunkan muatan lalu terbang kembali
  • Warga Texas keluhkan kebisingan drone Amazon Prime Air di Richardson

Telset.id – DoorDash resmi memperkenalkan drone yang tengah diuji untuk layanan pengiriman makanan, dengan klaim rata-rata waktu antar di bawah lima menit. Langkah ini menempatkan DoorDash Air sebagai proyek ambisius di tengah meningkatnya keluhan warga terhadap kebisingan drone milik Amazon. Uji coba terbatas direncanakan berlangsung di Northern California bersama sejumlah merek restoran.

DoorDash telah merencanakan pengiriman via drone sejak beberapa waktu lalu dan menamai skema tersebut DoorDash Air. Kini, perusahaan memperlihatkan pesawat drone dengan enam baling-baling yang akan menjalankan pengiriman. Uji coba direncanakan di Northern California, bermitra dengan merek restoran termasuk Chipotle dan Popeyes Louisiana Kitchen.

Menurut DoorDash, banyak pekerjaan telah dicurahkan ke dalam infrastruktur penjemputan dan pengantaran, sistem pemesanan, serta drone itu sendiri. Perusahaan memperkirakan sekitar 80% pesanan pelanggan cukup ringan untuk diangkut dengan drone. Hasil pengujian awal menunjukkan pesanan dapat diantar dalam waktu kurang dari lima menit secara rata-rata.

An Amazon delivery drone over a field next to a top-down photo of the Doordash delivery drone

Pengembangan ini melengkapi langkah DoorDash yang sebelumnya juga telah mengumumkan DoorDash Air sebagai bagian dari strategi pengiriman berbasis udara. Perusahaan juga aktif mengembangkan robot kurir untuk berbagai skenario pengantaran di lapangan.

Respons Publik dan Keluhan Kebisingan

Respons daring terhadap pengumuman ini tidak sepenuhnya positif. Seorang pengguna Reddit menulis, “Wait until the birds learn there’s food in those boxes,” sementara yang lain menyampaikan kekhawatiran soal cuaca buruk, makanan yang dingin, dan paket yang terjatuh dari langit.

Isu kebisingan menjadi sorotan penting. Seperti dilaporkan TechSpot, warga di Richardson, Texas, tidak senang dengan dengung konstan yang ditimbulkan oleh drone Amazon, yang meluncurkan Prime Air di wilayah tersebut pada Desember lalu. Suara tersebut dibandingkan dengan suara mesin pemotong rumput terbang. Menurut warga, puluhan drone dapat melintas di atas kepala setiap hari. Pesawat Prime Air diizinkan terbang antara pukul 07.00 hingga 20.00, dan Amazon menyatakan keluhan kebisingan hanya sebagian kecil dari umpan balik pelanggan.

Isu serupa berpotensi muncul di kawasan padat penduduk. Pengalaman di Richardson menunjukkan bahwa keberterimaan warga menjadi faktor penentu keberhasilan layanan berbasis udara. Sebelumnya, ekspansi robot kurir di berbagai kota juga memicu perhatian soal dampak di ruang publik.

Cara Kerja Drone DoorDash Air

Drone ini tidak akan mendarat saat mengantar. Drone akan menurunkan muatannya di depan pintu rumah atau di halaman belakang, lalu terbang kembali. Menurut DoorDash, sistem failsafe akan dibangun agar drone dapat mendarat dengan aman dalam keadaan darurat. Tingkat kebisingan jelajahnya diklaim sebanding dengan mobil yang melintas “pada ketinggian pengantaran”.

Harrison Shih, chief DoorDash Air, menyatakan, “Any local business should be able to reach consumers by air. We built the whole system so that they can deliver by air without being disruptive to how they run their business.” Pernyataan ini menegaskan bahwa sistem dirancang agar bisnis lokal dapat menjangkau konsumen lewat udara tanpa mengganggu operasional mereka.

Pendekatan DoorDash Air berbeda dari sekadar pengiriman langsung ke konsumen. Perusahaan membangun ekosistem yang mencakup infrastruktur penjemputan, pengantaran, dan sistem pemesanan, sehingga mitra restoran dapat mengintegrasikan layanan udara ke dalam alur kerja mereka. Hal ini sejalan dengan tren otomasi pengiriman yang juga terlihat pada layanan berbasis AI, seperti asisten AI Clementine dari Instacart untuk belanja bulanan.

Dengan klaim waktu antar di bawah lima menit, DoorDash Air menargetkan segmen pesanan makanan yang menuntut kecepatan. Sekitar 80% pesanan pelanggan dinilai cukup ringan untuk diangkut drone, sehingga cakupan potensialnya cukup luas. Namun, uji coba masih bersifat terbatas dan baru menyasar Northern California dengan sejumlah merek restoran mitra.

Keberhasilan uji coba ini akan bergantung pada sejumlah faktor, termasuk penerimaan warga terhadap kebisingan, keandalan sistem failsafe, serta kemampuan menjaga kualitas makanan selama pengantaran udara. Pengalaman Amazon di Texas menjadi catatan penting bahwa aspek sosial dan lingkungan sama krusialnya dengan aspek teknis.

DoorDash belum mengumumkan jadwal komersialisasi penuh atau perluasan wilayah di luar uji coba terbatas. Perusahaan juga belum merinci jumlah unit drone yang akan dioperasikan dalam fase awal. Yang jelas, langkah ini menandai babak baru dalam persaingan layanan pengiriman berbasis udara di Amerika Serikat, dengan DoorDash Air sebagai penantang baru di segmen yang mulai diisi pemain besar.

Bagi industri pengiriman, kehadiran drone enam baling-baling ini memperkuat arah otomasi yang juga tengah berlangsung di sektor lain. Inovasi perangkat keras seperti ini kerap berjalan seiring dengan ekspansi perangkat baru di pasar, sebagaimana terlihat pada peluncuran laptop Android terbaru yang menandai gelombang perangkat anyar.

Secara keseluruhan, DoorDash Air menawarkan gambaran tentang masa depan pengantaran makanan yang lebih cepat, tetapi juga menghadapi tantangan nyata soal kebisingan dan penerimaan publik. Uji coba di Northern California akan menjadi ujian pertama apakah janji pengantaran di bawah lima menit dapat diwujudkan tanpa menimbulkan gangguan bagi warga sekitar.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.