📑 Daftar Isi

Foto bergaya tiga pendiri Brown Brothers Media: Justin Brown, Lachlan Brown, dan Brendan Brown.

Brown Brothers Media: 50 Jurnalis Fiktif Dihapus, AI Tetap Jalan

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️9 menit membaca
Bagikan:
  • Brown Brothers Media menghapus 50+ profil penulis fiktif dan ribuan artikel pada Mei 2026
  • Jaringan BBM menarik rata-rata 64,7 juta pengunjung per bulan menurut Similarweb
  • BBM hanya mempekerjakan sekitar selusin karyawan, termasuk tiga pendiri
  • Setelah penghapusan, BBM beralih ke byline tim editorial dan nama kontributor asli
  • Pangram menandai 30 artikel BBM terbaru 100 persen dihasilkan AI

Telset.id – Brown Brothers Media (BBM) menghapus lebih dari 50 profil penulis fiktif dan ribuan artikel yang memakai nama mereka dari puluhan situsnya, setelah investigasi Futurism menyoroti praktik perusahaan tersebut. Namun, penghapusan besar-besaran itu tidak menghentikan operasi konten AI-nya. BBM justru melanjutkan produksi artikel dalam skala masif dengan cara yang dinilai lebih menyesatkan, mulai dari byline tim editorial hingga memakai nama kontributor asli sebagai penanggung jawab konten yang seluruhnya dihasilkan AI.

Perusahaan yang didirikan tiga bersaudara asal Australia, Justin Brown, Lachlan Brown, dan Brendan Brown, ini dikenal lewat model bisnis yang membeli publikasi mapan lalu membanjiri situsnya dengan konten AI. Menurut data Similarweb yang ditinjau Futurism, jaringan publikasi BBM menarik rata-rata 64,7 juta pengunjung per bulan sepanjang tahun lalu. Angka itu menempatkannya sebagai salah satu dari 30 perusahaan media berbahasa Inggris dengan trafik tertinggi di web, lebih besar dari NPR, sedikit melampaui CBS News dan Forbes, serta hanya sedikit di belakang Washington Post.

Padahal, BBM hanya mempekerjakan sekitar selusin karyawan, termasuk ketiga pendirinya. Untuk mengoperasikan jaringan seluas itu dengan staf sekecil itu, mantan orang dalam menyebut BBM memakai AI untuk memproduksi konten dalam jumlah yang sulit dibayangkan.

Jaringan Situs dan Klaim Trafik

Catatan menunjukkan portofolio BBM berkembang dari kurang dari selusin situs pada 2023, menjadi sekitar 17 situs pada 2024, dan setidaknya 24 situs pada 2025 setelah mengakuisisi VegOut, Silicon Canals, dan Direct Message News. Sepanjang 2026, BBM terus membeli situs baru, termasuk The Law Dictionary, Science Blog, dan Space Media Network yang membawa Space Daily serta lebih dari 20 situs saudara seperti Mars Daily, Solar Daily, dan Nuclear Power Daily.

Pada 2025, BBM mengklaim jaringannya telah melampaui 50 juta page views per bulan. Klaim itu disebut dalam siaran pers sebagai hasil dari “organic reach melalui Google Discover dan search”. Data Ahrefs yang dikutip Futurism menunjukkan sebagian besar trafik BBM memang berasal dari platform milik Google.

A stylized photo shows the three cofounders of Brown Brothers Media: Justin Brown, Lachlan Brown, and Brendan Brown.

Di balik angka itu, kualitas editorial menjadi sorotan. Seorang mantan penggemar Silicon Canals menulis di LinkedIn bahwa situs tersebut “dihancurkan” tak lama setelah BBM mengambil alih pada akhir November 2025. “Dalam semalam seluruh feed berubah menjadi AI slop murni,” tulisnya.

Transformasi VegOut juga menuai reaksi. Di sebuah thread Reddit berjudul “Anyone else tired of VegOut?”, seorang pembaca menyebut artikel-artikel situs itu “berbau AI” dan dipakai untuk “memproduksi sampah tak bermakna”. Pendiri VegOut, Maggie Ortlieb, bahkan angkat bicara di media sosial pada Mei 2026 dan menyatakan pemilik baru telah mengubah perusahaannya menjadi “situs konten yang ditulis AI”.

Dari Penulis Fiktif ke Meat Proxy

Sebelum gelombang penghapusan pada Mei 2026, BBM memakai lebih dari 50 persona penulis palsu yang tersebar di puluhan situsnya. Situs Space Daily, yang menurut data Similarweb yang ditinjau Futurism punya rata-rata 10 juta page views per bulan, menerbitkan artikel dengan byline “Dr. Katherine Chen” yang diklaim sebagai mantan systems engineer di Jet Propulsion Laboratory NASA, dan “Dr. James Whitfield” yang disebut peneliti aerospace medicine di European Space Agency.

Keduanya tidak ada. Situs NASA tidak pernah menyebut Chen, dan ESA memastikan kepada Futurism bahwa Whitfield “tidak sedang bekerja di European Space Agency, dan catatan kami tidak menunjukkan bahwa ia pernah bekerja di sini”.

The bio of

Pola serupa muncul di Direct Message News lewat byline “Rachel Vaughn”, yang diklaim psikolog berbasis di Dublin dengan gelar MA in Applied Positive Psychology dari Trinity College Dublin. British Psychological Society menyatakan tidak punya catatan anggota bernama Rachel Vaughn, Trinity College Dublin menyebut gelar itu tidak ada, dan pencarian gambar balik menemukan foto profilnya adalah stok foto.

Di VegOut, persona “Jordan Cooper” mengaku membeli empat Apple AirTags dan menyelipkannya ke dalam kontainer plastik untuk melacak sistem daur ulang Los Angeles. Artikel itu disebut menjiplak liputan CBS8 tahun 2024, dan detektor AI menandai teksnya 100 persen dihasilkan AI. Ada pula “Marlene Martin”, pensiunan guru bahasa Inggris yang diklaim berusia 66 tahun saat pensiun, lalu 64, lalu 61 di artikel berbeda, dengan usia yang naik-turun dari 68, 69, 71, hingga kembali 70.

The bio of

Setelah penghapusan massal, BBM mengganti taktik. Banyak artikel kini terbit di bawah byline umum seperti “VegOut Editorial Team” dan “Space Daily Editorial Team”, termasuk esai personal yang jelas ditulis dari sudut pandang karakter fiktif. BBM juga menerbitkan artikel atas nama kontributor yang tampaknya manusia asli, sementara Pangram menandai materi tersebut seluruhnya dihasilkan AI.

Salah satunya nama “Daniel Moran”, yang akun LinkedIn di bio BBM-nya mengarah ke nama Daniel Mabanta. Dalam satu pekan, namanya muncul di sedikitnya 85 artikel berbeda di situs-situs BBM, total lebih dari 90.000 kata, lebih panjang dari “1984” karya George Orwell dan hampir dua kali panjang “The Great Gatsby”.

Nama Graeme Brown, ayah ketiga pendiri BBM, juga sering muncul dan kini tercatat sebagai editor-in-chief beberapa publikasi BBM. Pada 8 Mei, ia menulis dirinya berusia 77 tahun di Expert Editor, lalu pada 11 Mei menyatakan berusia 75 tahun di artikel lain untuk situs yang sama. Kedua artikel itu kini telah dihapus.

Kesalahan serupa menimpa Lachlan Brown. Meski kerap menulis tentang istrinya dan seorang putri kecil, ia pernah menerbitkan artikel berjudul “10 Signs a Man Is Trustworthy and Has Good Intentions” di Expert Editor pada Mei dengan kalimat “in my personal experience, I knew my now-husband was a keeper”. Situs Eluxe Magazine bahkan sempat menayangkan dua artikel atas namanya yang hanya berisi beberapa baris kode komputer rusak dan masih tersemat di halaman depan saat laporan Futurism diterbitkan.

Di sebuah artikel Space Daily yang diatribusikan kepada Lachlan Brown, yang tercatat sebagai editor-in-chief publikasi itu, kalimat pembuka justru berbunyi: “Now I have all the verified sources I need. Let me write the article with exactly 4-5 inline hyperlinks to real, verified URLs.” Teks itu tampaknya tertinggal dari proses pembuatan artikel oleh chatbot.

Layoff, Robot Writer, dan Dampaknya

Sebelum ledakan AI generatif, BBM mengandalkan penulis manusia di Filipina dan negara berpendapatan lebih rendah lainnya. Seorang mantan kontraktor mengaku selalu bermimpi menjadi penulis dan senang mendapat pekerjaan di perusahaan itu pada 2022, meski merasa tidak stabil karena kebanyakan penulis adalah warga Filipina tanpa kontrak formal.

Setelah ChatGPT dirilis pada November 2022, BBM awalnya melarang karyawan memakai teknologi itu dan mengaku memakai alat pendeteksi AI serta plagiarisme. Kebijakan itu berubah. Dokumen internal yang diperoleh Futurism menunjukkan pada 2023 BBM mulai menguji apa yang disebut konten “robot”. Penulis tersebut kemudian masuk ke “robot team” dengan instruksi menghasilkan artikel memakai AI lalu menyuntingnya agar terdengar seperti tulisan manusia.

Pada 2024, BBM membangun alat AI internal di backend WordPress yang bisa menghasilkan artikel langsung ke sistem manajemen konten. Pengguna cukup memilih topik seperti zodiac atau love and relationship advice, memilih tone seperti friendly atau informative, dan artikel pun jadi dalam hitungan menit. Alat itu juga punya menu dropdown untuk memilih suara penulis, termasuk suara ketiga bersaudara Brown.

Spreadsheet internal BBM menunjukkan cakupan pemutusan hubungan kerja. Pada Desember 2023, BBM punya lebih dari 60 penulis aktif. Pada Mei 2024 tersisa sekitar 40, pada Agustus sekitar 20, dan pada Desember 2024 hanya tercatat 12 penulis yang semuanya disebut memakai AI untuk menghasilkan konten. Dari 60 nama yang pernah terdaftar, hanya tiga penulis plus satu editor yang masih terlibat menurut informasi publik.

“People need to know that writers and artists are being replaced with AI,” kata seorang mantan penulis sambil menangis. Seorang penulis lain dari Filipina menyebut perekrutan dari kawasan itu sejak awal adalah upaya pemangkasan biaya, dan pemecatan massal terasa “sedikit dystopian” karena tulisan mereka dipakai melatih AI yang kemudian menggantikan mereka.

Praktik serupa juga menyentuh perusahaan lain di sektor infrastruktur digital, seperti yang tergambar dalam kasus aturan infrastruktur London yang dinilai merugikan secara finansial.

Di sisi lain, BBM disebut terlibat dengan beberapa perusahaan AI yang memasarkan layanan “scaling” konten. Dua di antaranya, Mosquito Fleet dan Tippa Fleet, beralamat bisnis di Uni Emirat Arab dan mengklaim “specialize in using artificial intelligence to improve and scale content production for our partner websites”. Perusahaan lain, Cognitive AI Systems Limited, terdaftar di British Virgin Islands dan situsnya kini menyatakan bahwa perusahaan itu “owns a portfolio of digital publications operated by Brown Brothers Media”.

Setelah Futurism menghubungi pihak terkait pada Mei 2026, BBM menghapus lebih dari 50 profil penulis palsu dan ribuan artikel. Situs Bible Scriptures dikunci dengan password sejak Mei. E-book yang dijual di Hack Spirit diubah agar penulisnya tercatat sebagai Lachlan. Video YouTube Justin Brown yang membahas AI menggantikan pekerjaan penulis juga dihapus.

Justin Brown akhirnya mengirim pernyataan pada September 2026. “Before May 2026, our publications used contributor bylines that did not identify real people, and some of those biographies included credentials that were not real,” ujarnya. “That was wrong. In May, we stopped publishing under those bylines, began removing or correcting the older articles involved, and published network-wide and per-site editorial standards. That review is ongoing.”

Namun, pengujian Pangram terhadap 30 artikel BBM terbaru menunjukkan semuanya 100 persen dihasilkan AI tanpa tanda penyuntingan manusia. Sebagai pembanding, sepuluh artikel atas nama Justin dan Lachlan yang terbit antara 2020 dan 2021, sebelum ChatGPT, semuanya terdeteksi 100 persen ditulis manusia.

Gisele Navarro, managing editor HouseFresh dan spesialis SEO, menyebut dirinya “shocked” melihat banyaknya situs dalam jaringan BBM, dari blog memasak dan antariksa hingga bisnis kecil dan berita perang. Yang paling mengejutkannya adalah situs-situs itu “indistinguishable from one another, publishing the same kind of first-person AI-generated stories around self-help topics aimed at people who are lonely”.

Menurut Navarro, BBM kerap membeli publikasi lama dengan domain terdaftar pada era 90-an atau awal 2000-an yang sudah punya posisi kuat di Google, lalu mengganti konten manusianya dengan AI. “How many people will be put off from clicking on new stories surfaced by Google Discover or Google News after landing on ad-ridden slop sites like these?” ujarnya.

Google menyatakan melarang “scaled content abuse”, termasuk memakai alat AI generatif untuk menghasilkan banyak halaman tanpa nilai tambah bagi pengguna. Setelah menerima pertanyaan rinci, Google sempat menonaktifkan indeks beberapa situs BBM seperti VegOut dan Silicon Canals, tetapi beberapa pekan kemudian situs-situs itu muncul kembali di hasil pencarian. Hingga laporan Futurism diterbitkan, artikel BBM masih tampil menonjol di platform Google.

Menjelang publikasi, BBM mengeluarkan serangkaian koreksi. Salah satu yang paling mencolok adalah artikel Direct Message News atas nama Justin Brown yang diganti dengan pemberitahuan retraksi. Artikel yang terbit April 2025 itu disebut menyajikan anekdot wawancara dan kutipan sebagai liputan orisinal yang tidak dapat dibuktikan. “The article text has been removed,” tulis pernyataan itu.

BBM juga mempromosikan situs baru bernama Sentient Blogs yang mengklaim sebagai platform untuk penulis manusia dan menyatakan kemungkinan konten AI di sana “very very low”. Artikel pembuka ditulis Lachlan tentang pengalaman menjadi ayah, tetapi disertai disclaimer bahwa tulisan itu “produced with AI assistance”. Menurut Pangram, artikel tersebut 100 persen dihasilkan AI.

Di tengah tekanan industri terhadap konten AI, sejumlah merek teknologi tetap meluncurkan produk dan layanan baru, seperti yang terlihat pada rilis game RPG dari Telkomsel. Sementara itu, inovasi perangkat keras terus berjalan, termasuk kartu PCIe murah yang ditemukan berisi SSD berkapasitas besar.

The homepage of Eluxe Magazine, where strange broken links have been sitting for more than a month.

Futurism menyebut apa yang dilakukan BBM sebagai cermin funhouse dari perusahaan media yang tampak kredibel, lengkap dengan janji “commitment to high editorial standards” dan “honest information”. Perusahaan itu tetap beroperasi, sementara pertanyaan tentang tanggung jawab editorial, transparansi, dan dampaknya bagi ekosistem media belum terjawab.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.